<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871</id><updated>2011-04-21T15:10:21.173-07:00</updated><title type='text'>Belajar Dari Alam</title><subtitle type='html'>Setiap hari banyak hal yang menarik yang dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dirasakan oleh hati, disentuh oleh tangan....semuanya adalah pembelajaran harian. Belajar dari alam, termasuk orang, binatang, tanaman, dan benda2 di dalamnya adalah tujuan dibuatnya blog ini.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-115405878756464158</id><published>2006-07-27T18:55:00.000-07:00</published><updated>2006-08-28T10:16:37.126-07:00</updated><title type='text'>Menangis</title><content type='html'>Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya orang yang gampang menangis, tetapi kalau saya ingat2 lagi kayaknya saya bisa katakan kalau saya mudah sekali menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, saya tidak tahu kenapa, tapi tiba2 saja saya ingin menangis, maka menangislah saya di bawah pohon rindang di depan toshokan (perpustakaan) kampus. Penyebabnya barangkali kejadian sebelumnya yang membuat air mata tidak bisa ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, saya pokoknya mau menangis, jadi sepulang dari bank, saya duduk di bawah pohon rindangnya Meidai, kebetulan angin bertiup semilir, enak sekali buat tidur. Tapi saya tidak mungkin tidur sementara air mata saya mengalir terus. Dalam keadaan sedih seperti itu saya teringat ayah yang masih sakit di rumah, mamak yang sangat lelah tentunya (semoga beliau tetap sehat) merawat ayah, pun adik2 yang tengah berjuang meneruskan sekolah dengan hidup irit dan berkompetisi seperti saya mendapatkan beasiswa. Saya merasa sebagai orang yang paling menderita di dunia. Atau tepatnya saya bukan orang yang bersyukur dengan nikmat-Nya ? Tiba2 segerombolan merpati terbang menghampiri tempat duduk saya, dengan asiknya mereka berputar2 menari, mengkukur2 tanah mencari makan. Pemandangan ini menyadarkan saya akan ayat Allah bahwa sekecil apa pun makhlukNya, Allah telah mengatur rizki mereka dengan baik di bumi dan di langit. Maka kembali saya menangis, karena setelah saya pikir2 saya sebenarnya masih sangat kaya dibandingkan saudara2 saya yang tidak punya rumah, atau mereka yang belum makan hari ini, atau mereka yang terbaring sakit tanpa bisa berobat. SAYA SANGAT KAYA, Ya ALLAH. Astaghfirullah...Maka sambil masih terisak saya lantunkan surat Al-Fatihah dan menyelami dengan sangat nikmat makna yang terkandung di dalamnya. Pun saya lantunkan ayat kursiyy dan beberapa hafalan pendek yang masih menempel di kepala. Burung2 yang masih berkerumun di sekeliling, seperti tahu ada manusia yang tengah bersedih, atau mereka juga tentunya tahu ayat yang saya baca, karena Allah menciptakan mereka untuk bersujud kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat mamak, beliau barangkali orang pertama yang mengajarkan kami untuk menyayangi hewan dan tanaman. Mamak sering saya jumpai mengajak bicara kucing2 kami di rumah, atau tikus2 yang sepertinya sudah jadi teman sehari2nya. Dengan bahasa sederhana misalnya `Jangan nakal ya, jangan nyuri ikan lagi, nih dikasih makanan enak`, bahkan selepas shalat subuh di masjid pun mamak pasti memulai rutinitas hidup dengan menyiram tanaman (mamak punya koleksi tanaman obat dan bunga), sambil tak lupa mengucapkan `assalamu alaikum` kepada makhluk2 cantik itu. Saya tidak tahu apakah beliau berdzikir pula sambil mengerjakan rutinitas itu. Barangkali dengan perlakuan itu tanaman di rumah kami tumbuh subur. Saya pun terbiasa dengan perbuatan ini, setiap pagi ketika berangkat baito dan melewati bunga2 cantik yang ditutupi embun di depan kantor pos, tangan saya tidak bisa ditahan untuk tidak terulur menyentuhnya, sambil berucap salam atau sekedar mengatakan subhanallah cuantikknya. Sayang kamera saya berat untuk dibawa2, kalau tidak barangkali mereka sudah jadi model jepretan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi burung2 merpati itu pun menjadi sasaran bicara saya, saya pikir mereka datang mendekat karena mengira saya bawa makanan, maka saya katakan `maaf, ya hari ini saya tidak bawa makanan`. Saya seperti orang tidak normal barangkali, tapi seperti mamak, saya percaya makhluk itu berindera, memahami bahasa manusia, walaupun kita tidak paham bahasa mereka.&lt;br /&gt;Yang pasti kehadiran mereka sedikit membuat saya lega, dengan menghela nafas dalam2 saya tinggalkan tempat nyaman itu sambil tak lupa mengucapkan salam pada para penghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali sama dengan yang lain, sesudah menangis pasti muncul kelegaan. Rasanya seperti mendaki gunung, dan ketika sampai di puncak kita seperti menjadi penguasa dunia ! Begitulah efek menangis.  `menangis` juga dianggap sehat oleh para ahli kesehatan, karena dengannya kotoran berupa kesumpekan,kejengkelan bisa terobati, pun air yang mencuci mata kita ketika menangis barangkali ada efek membersihkan mata. Entahlah, tapi saya menangis lagi ketika menulis tulisan ini. Hiks...hiks....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-115405878756464158?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/115405878756464158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=115405878756464158&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115405878756464158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115405878756464158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/07/menangis.html' title='Menangis'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-115345851231429494</id><published>2006-07-20T21:38:00.000-07:00</published><updated>2006-07-21T17:55:10.240-07:00</updated><title type='text'>Sadar Hukum</title><content type='html'>Kemarin di tengah hujan yang mengguyur Nagoya, sehabis mengajar Bahasa Indonesia di sebuah Lembaga Bahasa, saya bermaksud kembali lagi ke kampus. Jam menunjukkan pukul 7.30 malam. Tidak seperti biasanya, karena bermaksud sampai di kampus lebih cepat, saya turun di Horita station dari Meitetsu train dan berjalan kaki kira2 10 menit menuju Horita underground subway. Biasanya saya turun di Kanayama station.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kejadian menarik yang saya pelajari kemarin. Di sebuah lorong kecil yang agak gelap terjadi insiden tabrakan antara mobil yang dikendarai sepasang orang tua (70 th-an) dengan sepeda yang dikendarai seorang anak perempuan SMA. Suara `brukk` begitu keras terdengar. Saya yang sedang berjalan tidak jauh dari lokasi begitu kaget secara spontan menyebut `Allahu Akbar` tanpa sadar orang2 sekitar pun memperhatikan saya. Tapi saya lebih tertarik dg insiden tsb. Si anak perempuan kelihatan shock dan mulai menangis, istri pengendara mobil, segera mendatanginya dan bertanya `daijoubu desuka` (apakah baik2 saja ?). Si anak entah mengucapkan apa tapi kelihatan dia masih shock dan melemparkan payung pink-nya di depan si nenek. Karena masih lampu merah, saya berdiri memandang mereka dari posisi agak jauh.&lt;br /&gt;Ada rumah sakit kecil di dekat tempat kejadian, si nenek mengajak si anak untuk pergi ke tempat itu. Setelah lampu hijau, saya pun menyeberang dan bisa melihat dengan jelas, ternyata korban cukup parah karena terlihat darah mengucur dari bagian wajahnya, kemungkinan hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang2 bersileweran tanpa ada yang peduli, saya pun merasa enggan untuk berhenti lama melihat mereka. Saya teringat kebiasaan di Indonesia kalau ada kecelakaan orang segera berkerumun, menyalahkan si pengemudi, membantu yang celaka. Tapi di Jepang tidak demikian. Seakan2 orang lain hendak mengatakan `Ini bukan urusan saya, itu urusan loe berdua ! Saya seperti ditarik mendekat untuk menanyakan apa yang bisa dibantu, tapi kembali saya sadar, ini di Jepang, yang cara berfikirnya berbeda dengan orang Indonesia. Akhirnya dengan ragu kaki saya bergerak pelan meninggalkan lokasi. Masih terlihat, si kakek turun dari mobil, melepaskan topinya dan membungkuk hormat kepada si anak, meminta maaf sedalam2nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah jalan menuju subway, pikiran ketakutan menghantui benak saya, bagaimana kalau kejadian itu menimpa saya ? lalu karena orang asing, orang Jepang lebih tidak peduli lagi, dibiarkan saja di jalan....bla...bla...setumpuk pikiran2 ketakutan melintas, tiba2 dari arah belakang terdengar orang berlari, ternyata si kakek. Mau kemana dia ?&lt;br /&gt;Di dekat subway barulah saya tahu dia mendatangi Koban (kantor polisi) melaporkan kejadian barusan. Saya terhenyak di depan pintu masuk subway, begitu terkesan dengan peristiwa ini.&lt;br /&gt;Jadi begini rupanya orang sadar hukum menyelesaikan masalah. Saya sudah berprediksi buruk bahwa mereka akan menyelesaikannya dengan `jalan damai`, yaitu mengantar si anak pulang dan membayar ganti rugi, ternyata dugaan saya meleset jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah hukum ditegakkan oleh masyarakat Jepang. Satu lagi pelajaran berharga hari ini.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-115345851231429494?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/115345851231429494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=115345851231429494&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115345851231429494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115345851231429494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/07/sadar-hukum.html' title='Sadar Hukum'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-115345639599048689</id><published>2006-07-20T21:13:00.000-07:00</published><updated>2006-07-20T21:37:10.370-07:00</updated><title type='text'>Pelangi dan Bon odori</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1140304.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1140304.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1140278.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;Pelangi pelangi alangkah indahmu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;merah kuning hijau di langit yang biru&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pelukismu Agung siapa gerangan &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pelangi Pelangi ciptaan Tuhan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu Pelangi yang dikarang Pak AT Mahmud kembali teringat ketika kali kedua saya melihat langit berhias garis2 lengkung berwarna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali pertama ketika berada dalam pesawat menuju Nagoya sepulang dari research di Hokkaido. Waktu itu pramugari sudah mengingatkan untuk tidak memotret karena pesawat akan landing, tp karena ini `mezurashii mono` (kejadian yang jarang), maka walaupun dilarang saya tetap memotretnya. Sayang tidak terlalu bagus hasil jepretannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali kedua, ketika saya diundang untuk menyaksikan `bon odori` Jumat yang lalu, sebuah festival di musim panas di Jepang yang bermakna tarian untuk memanggil ruh2 orang yang sudah mati untuk menikmati musim panas. Barangkali terkesan sangat kolot dan unbelievable bahwa masyarakat Jepang yang di satu sisi maju dalam teknologinya tetapi masih mempunyai kepercayaan animistik seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara bon odori kali ini berlangsung di TK Sono (Sono yochien) tempat saya mengajar bahasa Inggris setiap hari senin. Tidak seperti bon odori yang sebenarnya, yang sering dilakukan oleh orang dewasa, yaitu melalui ritual2 keagamaan, bon odori bagi anak TK adalah acara hiburan yang sangat menyenangkan. Anak2 berpakaian kimono bagi anak perempuan dan yukata bagi anak laki2, menari mengikuti irama lagu2 anime Jepang seperti doraemon, sinchan, dll. Tentu saja gerak tari mereka lebih cenderung kepada olah raga dari pada kesan gerak gemulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada pelangi, saya tidak peduli dengan bon odori, selama 15 menit saya memotret pelangi dari berbagai sudut dengan gaya prof, tapi sebenarnya pelangi ternyata lebih cantik dilihat langsung daripada memandangnya melalui lensa kamera atau menatapnya dari hasil photo.&lt;br /&gt;Lagu Pak AT di atas saya dendangkan, seraya berucap Subhanallah, Maha Agung sungguh Sang Penciptanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-115345639599048689?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/115345639599048689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=115345639599048689&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115345639599048689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115345639599048689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/07/pelangi-dan-bon-odori.html' title='Pelangi dan Bon odori'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-115000555066266733</id><published>2006-06-10T21:48:00.000-07:00</published><updated>2006-06-10T22:59:12.650-07:00</updated><title type='text'>Kecil tapi indah</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1140225.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1140225.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bunga mungil ini saya temukan di semak2 samping kampus fakultas ekonomi, Nagoya University ketika ikut sibuk menjadi panitia Meidaisai, festival tahunan Nagoya Univ, yang diselenggarakan pekan awal Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna merahnya yang menyolok menjadikannya sangat kontras di hamparan perdu dan rumput yang hijau kusam atau mencoklat karena mati. Sayang nama tanaman ini saya belum temukan di internet, tapi bentuknya mengingatkan saya pada strawberry, bunga, daun, dan stolonnya mirip. Seharusnya kedua tanaman ini satu genus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya termasuk penggemar bunga2 kecil yang tak begitu menyolok dan jarang menjadi perhatian orang, tapi bagi saya yang kecil itu justru sangat indah (mengutip petuah Prof Syamsoed Sadjad-pakar benih di IPB yang memperjuangkan ilmu benih hingga berhasil medirikan Program Studi tersendiri. Saya termasuk lulusannya).&lt;br /&gt;Beliau selalu menyampaikan ke mahasiswa2nya `BENIH ITU KECIL TAPI INDAH` suatu kalimat yang tak bermakna apa2 di kepala saya ketika kali pertama mendengarnya. Tapi sejak berkecimpung langsung dengan dunia pertanian dan bersentuhan langsung dengan benih, saya mulai menyadari arti petuah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memaknai kata itu dengan menghargai hal2 atau benda2 kecil yang terkesan sepele, bahkan kadang tidak diperhitungkan sebagai sesuatu yang sangat berharga dan menjadi penentu keberhasilan. Bahkan hingga anak kecil yang punya ide2 cemerlang dan ungkapan yang jernih, yang sering dianggap angin lalu oleh orang dewasa, pun menjadi minat saya saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-115000555066266733?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/115000555066266733/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=115000555066266733&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115000555066266733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/115000555066266733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/06/kecil-tapi-indah.html' title='Kecil tapi indah'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114948911658606435</id><published>2006-06-04T23:13:00.000-07:00</published><updated>2006-06-04T23:31:56.596-07:00</updated><title type='text'>Batuk</title><content type='html'>Musim panas yang lembab mulai datang di Nagoya, Jepang.&lt;br /&gt;Seperti tahun yang lalu, saya pun tak bisa mengelak terkena virus batuk, pilek, flu-nya Jepang yang sangat ganas. Dibandingkan dengan batuk pilek yang pernah saya rasakan di Indonesia, penyakit ini terasa lebih ganas di Jepang.&lt;br /&gt;Tenggorokan seperti dibakar api, panas dan kering, suara pun hilang !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu yang lalu saya sudah mulai merasakan gejala meriang, saya tidak tahu darimana virus itu kontak dg tubuh saya, tapi saya ingat beberapa kali memang berpapasan dengan orang yang sedang batuk. Kebetulan antibodi tubuh saya tidak bekerja dengan baik akhir2 ini karena asupannya mungkin kurang bergizi atau karena tubuh ini saya porsir habis-habisan, jadi dia protes untuk diistirahatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan pertama coba saya antisipasi dengan obat2an dari Indonesia, tapi seperti tahun lalu, obat kita tidak mempan melawan virus flu pilek Jepang. Alhasil hingga hari ini kondisi saya belum membaik juga. Terpaksa saya harus mengunjungi Dokter di Meidai, dan dapatlah segepok obat untuk melawan virus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flu pilek yang kata orang Jepang `kaze` atau batuk `seki` menurut saya bukan penyakit biasa. Di waktu kecil dulu saya pernah menderita penyakit batuk yang berkepanjangan, bukan TBC tapi kalau tidak salah batuk rejang (?) namanya. Saya masih ingat bagaimana mamak sampai ikut menangis kalau saya batuk, karena hampir2 saya tidak bisa menarik nafas. Paling takut jika penyakit ini datang lagi, Allahumma ya Allah, Dzat Yang Memberi kesehatan, jauhkan tubuh ini dari penyakit yang berbahaya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya termasuk orang yg tidak bisa bed rest jika sakit, karenanya dalam keadaan batuk pun saya tetap ke kampus. Tapi batuk di jalan, di kereta membuat saya menderita. Menderita karena was2 jika ada orang yang melotot marah, was2 jika ada orang yang terbangun karenanya. Perasaan was2 ini justru biasanya menambah hebat batuk saya. Tapi, bagaimana lagi, saya mencoba untuk tidak berkonsentrasi pada penyakit ini atau mensuggesti diri saya untuk batuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, ada hal menarik yang mungkin tidak akan kita jumpai di Indonesia. Ketika batuk, pilek, flu atau alergi terhadap serbuk/debu, orang terbiasa memakai masker. Saya pun tak ketinggalan. Walaupun di awal saya merasa tersiksa, karena nafas jadi susah, dan kalau bernafas kacamata jadi berembun. Tapi sekarang saya jadi terbiasa. Suatu budaya yang menurut saya patut dicontoh : Menjaga jangan sampai orang lain menjadi menderita karena perbuatan kita !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114948911658606435?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114948911658606435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114948911658606435&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114948911658606435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114948911658606435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/06/batuk.html' title='Batuk'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114879134078642268</id><published>2006-05-27T21:23:00.000-07:00</published><updated>2006-05-27T21:56:53.300-07:00</updated><title type='text'>Berduka....Gempa Jogja</title><content type='html'>Tak putus dirudung kemalangan, itulah keadaan negeriku saat ini, INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa di Jogja membuatku terhenyak, tayangan NHK yang kusaksikan sepulang arbaito semalam, menggambarkan rumah yang luluh lantak, warga yang terluka, suara tangisan kepedihan atas meninggalnya sanak saudara....sungguh bencana itu tidak pernah dapat diduga kedatangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun di Nagoya, Jepang sering pula saya merasakan getaran gempa, tapi karena struktur bangunan yang sudah dibuat standard tahan gempa, maka kami hanya merasakan goyangan ringan, tetapi itupun membuat lutut gemetar, mulut tak putus mengucap asma Allah Yang Maha Akbar dan Istighfar. Apatah lagi saudara2ku yang sekarang sedang dilanda kemalangan di Jogja dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yg patut disalahkan, karena ini adalah musibah. Yang patut dilakukan hanyalah bersabar dan menjadi hamba-Nya yang semakin khusyu kepada-Nya.&lt;br /&gt;Ini adalah sikap penyerahan yang layak diambil sambil terus berupaya memikirkan bagaimana jika gempa datang lagi atau musibah yang lain. Adakah cara untuk meminimalkan kerusakan, jumlah korban ? Tentu saja ada ! Saya mencari pemecahan dari sudut pendidikan, teman yang lain mencari penyelesaian dari sisi arsitektur bangunan, yang lain mencari solusi dari kaca mata psikologi, agama, kimia, fisika, biologi, IT....semuanya harus berfikir dan bergerak, bukan hanya pemerintah dan para ahli gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan teman2 di PPIJ Nagoya sedang merencanakan aksi penggalangan dana bantuan bagi saudara2 di Jogja. Ini sangat sedikit nilainya dibandingkan kerusakan dan penderitaan yang anda alami, tetapi walaupun kami jauh, kami sangat peduli dengan anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesiaku yang elok, sampai jauh pun kaki ini melangkah, jiwaku ragaku tetap masih mengandung `bau` Indonesia ! Aku mencintai tanah kelahiranku sebagaimana Rasulullah SAW berduka ketika hendak berpisah dg Mekkah untuk berhijrah ke Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Allah tolonglah kami, ampunkan kekhilafan kami, hapuskan dosa2 kami dengan adanya penderitaan ini, karuniakan kami kesabaran yang luas untuk menerima cobaan ini.&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114879134078642268?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=249732&amp;kat_id=23' title='Berduka....Gempa Jogja'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114879134078642268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114879134078642268&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114879134078642268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114879134078642268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/berdukagempa-jogja.html' title='Berduka....Gempa Jogja'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114870464234036482</id><published>2006-05-26T21:23:00.000-07:00</published><updated>2006-05-26T21:37:22.350-07:00</updated><title type='text'>Hanami</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1050413.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1050413.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Musim semi sangat ditunggu kedatangannya oleh orang Jepang karena di musim inilah sakura bermekaran....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tiap hari acara di TV dipenuhi dengan laporan bermekarannya sakura di seantero Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini sakura di Tokyo bermekaran lebih awal 4-5 hari dibandingkan tahun lalu. Di Nagoya pun demikian. Mekarnya sakura yang sudah berumur ratusan tahun bahkan menjadi topik menarik acara2 di TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Jepang pun menikmati mekarnya sakura dengan tradisi `hanami` yaitu hana wo miru atau melihat bunga. Tradisi hanami menggambarkan kegembiraan warga Jepang dengan adanya pergantian musim dan perubahan alam. Hanami tidak hanya dilakukan pagi atau siang tapi hingga larut malam, dengan minum sake, makan makanan khas Jepang, layaknya pesta kebun. Semuanya bergembira...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun akhir-akhir ini tradisi hanami membawa dampak negatif. Banyak orang Jepang yang mabuk dan angka kecelakaan pun meningkat. Taman pun menjadi gunung sampah. Di saat hanami kelihatannya kesadaran tertib buang sampah menjadi luntur. Sayang sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di sisi lain, hanami seperti sebuah `rehat` singkat dari striknya hidup orang-orang Jepang. Pun merupakan pembelajaran berharga bagi anak tentang alam dan tradisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114870464234036482?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114870464234036482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114870464234036482&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870464234036482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870464234036482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/hanami.html' title='Hanami'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114870279585729054</id><published>2006-05-26T20:47:00.000-07:00</published><updated>2006-05-26T21:21:04.496-07:00</updated><title type='text'>Haru ga kita</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1050341.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1050341.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1050385.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Musim semi di Jepang adalah musim yang paling indah....&lt;br /&gt;Sakura, ume dan aneka bunga bermekaran. Alam yang semula memutih karena salju menjadi berwarna....Cantik sekali !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah lagu anak menyambut datangnya spring di Jepang ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Haru ga kita, haru ga kita (musim semi tiba)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;doko ni kita (di mana datangnya ?)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;yama ni kita, sato ni kita, no ni mo kita (di gunung, di kampung, di lembah musim semi tiba)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hana ga saku , hana ga saku (bunga bermekaran)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;doko ni saku (di mana dia bermekaran)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;yama ni saku, sato ni saku, no ni mo saku (di gunung, di kampung, di lembah pun bunga bermekaran)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tori ga naku, tori ga naku (burung berkicau)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;doko de naku (di mana dia berkicau ?)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;yama de naku, sato de naku, no de mo naku (di gunung, di kampung, di lembah pun burung berkicau)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Lagu yang sangat sedehana tetapi menggambarkan kegembiraan anak2 Jepang menyambut datangnya musim semi. Lirik lagu diciptakan oleh seorang guru SD di Nagano prefecture di masa Meiji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu anak-anak di Jepang sangat kaya dengan nilai pembelajaran, mengingatkan saya pada lagu2 masa kanak dulu yang dibuat oleh Pak AT Mahmud, Bu Sud, Bu Kasur, dll. Kadang sambil menyanyikannya terbayang kenangan indah masa kanak. Teringat mamak ketika kunyanyikan `Di Matamu mama ada bintang`, teringat langit malam di rumahku ketika kudendangkan `Bintang kejora`, terbayang kampung tempat kelahiran ketika menyanyikan lagu `Desaku` , teringat leluhurku yang tulen orang Bugis ketika kunyanyikan `Nenek moyangku seorang Pelaut`, teringat kebun bungaku ketika kusenandungkan `Bunga Nusa Indah`, bahkan rindu pada warna pelangi (karena baru sekali melihatnya di Jepang) ketika kudendangkan lagu `Pelangi-Pelangi`.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu di masa kanak memang kekal adanya. Karenanya ajarkanlah mereka lagu yang baik maknanya yang darinya dia dapat belajar tentang alam, lingkungannya, keluarganya dan orang-orang di sekitarnya secara sederhana dan menyenangkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114870279585729054?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114870279585729054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114870279585729054&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870279585729054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870279585729054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/haru-ga-kita.html' title='Haru ga kita'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114870152735173016</id><published>2006-05-26T20:41:00.000-07:00</published><updated>2006-05-27T08:44:42.136-07:00</updated><title type='text'>Aging Society</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1090544.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1090544.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As a self finance student in Japan, -if you`re not from the rich family-you can`t survive with the crazy price of goods here, without doing part time job (arbaito). Me, either ! I started two months ago, working in one restaurant and another job is making donuts in one of the famous donuts company here,`Mr.Donuts`.I do not want to tell you about that arbaito, but i want to share `a new life` that i found in the early morning when i go to working place.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My work starts around 6 am, and for that reason i have to take the first underground train which departs at 5.32 am. It`s still feel sleepy and so lazy to make some motions! But i try to find some funny things on the way going and back.First, i know that most of the passengers of the train in the early morning are old people, up to 60 years old, we called `obaachan (grandma) and ojiichan (grandpa)` . In Japan most of the population are old people (aging society) due to the good health facilities, food, and easy life here, women have life span about 75 years old and man about 70years old. Sometimes i met obaachan and ojiichan during my travelling, they were bring a lot of luggage without any complaints.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the train I met the same persons everyday, sitting on the same seat, using the same bags, or doing the same things also, just read a news paper-especially sport page-or continuing to sleep which of course, itsn`t enough ! Some of them meet each other on the train then start the conversation until the destination.One of the obaachan get on the train at the same station with me. We always start our early morning saying `ohayo gozaimasu ` (good morning) then while waiting the train, we continue to talk about many thing-weather topic, daily life and sometime Japanese custom- i enjoy it much.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That obaachan also do arbaito as a cleaning service staff in one big building in the middle of Sakae, the busiest city in Aichi prefecture. She does arbaito for such reasons that i never heard before. She has one son and one daughter, the daughter already married and lives apart from her, but the son still life with her. As Japanese young boy -who still difficult for me to understand their behavior nor the characteristics-that son also somehow is temperamental man which his mother can`t say a single word to him unless make him angry ! Really bad boy !!The problem is not only the son, that obaachan actually has such terrible pain on her waist, but since no joy that she can find at home, she prefer to work outside. She said that meeting with me or other persons on the train, just saying ohayou gozaimasu, impulse her spirit and she can forget the pain. She doesn`t need the money, indeed, but there are no option to cheer your life without doing arbaito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I found the interesting thing in this society, eventhough they have a good life as human being, but that `good life` means only in the material or physics, not `good life for their heart or happiness`.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As parents i think, the wonderful life is if you can life together with your family, your grand children, your sons, daughters in a good relationship. But this condition seems rare in Japan.Ow,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I miss my mom....&lt;br /&gt;Mom, Dad, i love you....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114870152735173016?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114870152735173016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114870152735173016&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870152735173016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870152735173016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/aging-society.html' title='Aging Society'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114870098933658462</id><published>2006-05-26T20:10:00.000-07:00</published><updated>2006-05-26T20:36:29.350-07:00</updated><title type='text'>Ume Matsuri....</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1130127.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1130127.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1130125.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" height="231" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1130125.jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pohon plum di Jepang bermekaran hampir bersamaan dengan sakura (cherry).&lt;br /&gt;Plum atau `ume` biasanya mekar lebih awal. Bentuk dan warna bunganya hampir sama dengan sakura, tapi jika diperhatikan terdapat perbedaan pada bunganya, warna dan benang sarinya.&lt;br /&gt;Ume ada beragam varietas, namanya sih saya tidak hafal. Tapi dari warna bunganya dapat dilihat keragaman varietasnya, ada yg putih, pink, dan merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Maret yang lalu saya sempat mengunjungi Festival Plum (Ume matsuri) di Nagoya Agriculture Center di daerah Hirabari. Lahan yang ditanami kurang lebih 700 ume menjadi tempat rekreasi menarik. Saat bermekaran kelihatan cantik sekali dengan pemandangan bernuansa pink dan putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain terdapat restoran yang menyediakan makanan yang terbuat dari ume. Sebagaimana layaknya tempat rekreasi yang lain di Jepang, penjual makanan tidak tersebar acak tapi terpusat dan tertata rapih, bersih di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ume matsuri adalah salah satu festival di antara banyak festival yg dilestarikan dg baik di Jepang. Pemerintah kota dan daerah di Jepang sepertinya berhasil mendidik warganya untuk mencintai alam dan budayanya. Tampak dg wajah cerah ceria orang Jepang yg datang hari itu. Bahkan beberapa di antaranya datang dari kota2 lain....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya pemerintah kota di Indonesia pun mengajak warganya untuk mencintai apa yang mereka miliki....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114870098933658462?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114870098933658462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114870098933658462&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870098933658462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114870098933658462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/ume-matsuri.html' title='Ume Matsuri....'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114869936553485591</id><published>2006-05-26T20:08:00.000-07:00</published><updated>2006-05-27T08:47:49.210-07:00</updated><title type='text'>Ueda Sensei</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/1600/P1130373.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 190px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" height="214" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4741/2354/320/P1130373.jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Nagoya eki Oktober th lalu, sy masih ingat Prof Takeo Ueda beserta seorang mhsw yg ternyata tutor sy, Misa Uemura datang menjemput dg taxi dan mengantar hingga dormitory, membawakan barang hingga ke kamar dan menyarankan untuk segera beristirahat krn perjalanan panjang yg begitu melelahkan dari Indonesia. Itulah kali pertama saya bertemu dg Ueda Sensei, advisor sy dalam Program Teacher Training selama 1,5 tahun di Nagoya University. Seorang lelaki berumur 50 th yg berwajah sangat ramah dan belakangan sy tahu sangat akrab dg mahasiswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari sesudahnya kami berjanji akan bertemu lg di kantornya jam 9 pagi. Kantornya gampang dikenali krn ada lukisan dirinya di pintu ruangannya. Dg ramah dia mengajak sy berkeliling School of Education.Selanjutnya sy berkonsultasi dg beliau sepekan sekali melalui forum seminar Souya yg diadakan setiap Jum'at. Walaupun seminar dlm bhs Jepang dan sy sama sekali blank, tp beliau atau Misa san selalu duduk di sebelah sy untuk menjelaskan semuanya dlm bahasa Inggris. Lama kelamaan sy menjadi akrab dg proyek beliau di Souya, dan saya menjadi makin tertarik krn Souya adalah wilayah di Jepang yg menurut beliau paling baik sebagai contoh untuk melihat penerapan sistem decentralisasi dalam pendidikan di jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu sy bertekat untuk ikut serta ke Soya tahun 2005.September, 7-17 2005, saya dan teman2 se-kenkyuu berikut 3 orang sensei berangkat ke Souya, Hokkaido untuk belajar ttg sistem pendidikan di sana yg katanya rada2 autonom. Kami terbagi menjadi 4 kelompok berdasarkan tema penelitian : jugyou tsukuri (class management), kyouikukatei (curriculum), kyoushikanrenkei (teacher cooperation), kosodate undou (children raising movement). Saya bergabung dg kelompok terakhir dg asumsi kelompok itu yg paling banyak bersinggungan dg community dan government, yg menjadi topik penelitian sy dlm program Teacher Training.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pekan sebelum berangkat, ada sedikit konflik dg sensei yg akhirnya sy merasa malu sendiri, sebab kelihatan sekali sy ingin berjalan sendiri di Souya. Sy begitu terobsesi dg topik penelitian sy (autonomous aspect di seniour High School ), dan lupa bhw keberangkatan sy ke Souya adlah program lab, bukan program pribadi. Sejak awal beberapa senior dan sensei sdh mengatakan muri (impossible) untuk melakukan penelitian sendiri di Souya. Pertama karena alasan bahasa, kedua tdk ada sensei or senior yg bisa menemani krn semuanya sibuk membimbing mahasiswa yg lain, dan ketiga karena sy orang asing dan wakkanai shi masih daerah country side. Sensei lebih menyarankan untuk melakukan penelitian di Aichi ken saja, krn beliau punya akses lebih banyak. Tp barangkali krn melihat muka sy yg mengkerut, cembetut, Ueda sensei akhirnya berfikir ulang dan mencoba mencari jalan tengah. Saya pun tidak mau menyia2kan peluang sempit ini, dg cara menterjemahkan proposal, questionnaire, interview sheet ke bahasa Jepang dan mensubmit-nya ke Ueda sensei. Di tengah2 persiapan KTI PPI 2005 yg kebetulan berlangsung di Nagoya, 3 hari sy ngelembur dan alhamdulillah tuntas. Tp sy agak kecewa belakangan krn Ueda sensei tdk merespon dg baik apa yg sdh sy usahakan, yg akhirnya berbuntut dg sikap pasrah sajalah....memang muri ! Sy pikir content penelitian mungkin tetap dapat sy peroleh walaupun tdk bisa menyebar angket or menginterview Principal High School, melalui keikutsertaan dlm team kosodate undou.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari menjelang berangkat, Ueda Sensei tiba2 menyampaikan kabar gembira bhw Principal Wakkanai SHS bersedia diwawancarai. Lalu beliau meminta sy mensubmit ulang content interview dalam bahasa Jepang, dan dg telaten beliau mengoreksi kalimat yg kurang polite. Ternyata belakangan sy ketahui, Ueda sensei berdiskusi dg asisten2 nya dan berusaha mencarikan jalan terbaik. Arigatou gozaimashita, Sensei !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum berangkat beliau memanage segala sesuatunya, mengontak Principal, mengaturkan jadwal interview dan terakhir berpesan : Gambatte muruni san !Selama berada di Souya, saya semakin kagum dg sosok Ueda sensei. Sensei yg kadang2 mendengarkan celotehan sy dalam keadaan setengah mabuk, yg selalu membawa berbagai snack ke kenkyuu jika sy sedang latihan membaca kanji dg tutor dan yg sangat gemar bergurau dg mahasiswa dan asistennya, Ishi sensei.Hal yg juga membuat sy terharu adalah pengaturan kamar hotel, sy sengaja diberikan single room, krn beliau menghormati saya sebagai orang Islam. Di Sapporo, saat makan malam ala tabehoudai (makan sepuasnya), terakhir per kepala harus membayar 2000 yen. Mungkin krn sy hanya bisa makan sashimi, sea food, yasai, nasi, minum jus dan teh, belakangan dia menyuruh asistennya mengembalikan uang 2000 yen secara diam2. Jadi malam itu sy makan gratis, walaupun sy bersikeras membayar, tp mereka tdk mau terima. Sejak berangkat ke Souya beliau mengetahui kami dilanda kecemasan krn baru kali ini melaksanakan penelitian, menginterview, dll, karenanya dlm perjalanan beliau membuat suasana senyaman dan serelax mungkin dg membawa kami mengunjungi tempat2 cantik di hokkaido, serta menerangkan segala sesuatu yg aneh yg ada di sepanjang jalan melalui walkie talkie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwalku di Souya semuanya diatur oleh Ueda sensei. Beliau berusaha mengenalkan sebanyak mungkin komponen yg paling berperan dalam perkembangan pendidikan di Souya. jadi selain mengikuti jadwal tetap team, sy pun punya jadwal khusus. Hari pertama interview dg kepala sekolah, vice principal, dan 2 org administrator elementary school. Semalam suntuk kami sdh lembur mengedit materi pertanyaan dan berlatih, ditetapkan saya kebagian mengawali interview. Ueda sensei sambil tertidur dan setengah mabuk masih menemani, sesekali mahasiswa meminta sarannya. Jam 1 malam saya sdh tidak kuat lagi.....tidur. Interview berjalan kaku. Saya merasakan hari itu seperti di pengadilan, di mana kami adalah jaksa dan mereka tertuduh. Pertanyaan tanpa ampun dan tanpa guyon, sempat kulirik ueda sensei tertidur. Tapi terakhir beliau bertanya dg pertanyaan yg ringan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah interview, beliau membawaku ke Pertemuan Souya Teacher Union (Sebelumnya sy pernah mengutarakan ingin mengetahui kegiatan JTU (Japan Teacher Union). Dalam kendaraan kudengar beliau mengeluhkan proses interview dan merasa bersalah krn kurang memberikan bekal teknik menginterview. Aku diam saja, kupikir sensei pasti akan menegur kami di zendankai (rapat umum) nanti malam. Sehabis bertemu dg TU, beliau mengajak ke sebuah restoran seafood kecil, tp melegenda, krn selama 10 th beliau melakukan gakkai di Souya, setiap tahun pasti datang ke resto ini. Hari itu pun saya terkaget2 krn makan seafood yg sangat mahal, tp terakhir via asistennya beliau hanya meminta sy membayar 1000 yen. Dan malam itu beliau sama sekali tdk menyinggung ttg kejelekan interview kami hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yg paling deg2an tentu sj ketika sy mewawancarai principal SHS. setelah berdiskusi dg para staffnya diputuskan yg akan menemaniku adlh Ishi sensei dan Kawata san, seorang master student yg mengajar english di Shizuoka ken. Saya pun mengedit ulang content interview yg sudah sy submit dan dikoreksi Ueda Sensei dan menghafal beberapa kata2 sulit. Terakhir saya menemui para pendamping sy besok menjelaskan materi interview, dan meminta final check dari Ueda Sensei. Jarum jam ketika itu menunjukkan pukul 2 dini hari. Sudah mengantuk sekali, tp sy yakin tidak bisa tidur, tapi akhirnya tidur juga....keesokan paginya, kelihatan banget dari wajah saya : underpressure ! dan Ueda sensei mengetahuinya. Jadi pas breakfast kami duduk bersebelahan dan beliau memulai perbincangan santai yg membuat sy agak relax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata wawancara hari itu tdk sengeri yg saya bayangkan, Pak Principal sudah menyiapkan segala jawaban pertanyaan saya di 2 helai kertas, dan saya tinggal bertanya ulang dan menanyakan hal2 lain yg ingin sy ketahui, tentu sj dg japanese yg minim dan kedua pendamping berusaha menerjemahkan ketika sy mulai memakai bahasa Inggris. Kadang2 terjemahan mereka salah, menurut sy. Secara umum sy mengerti pembicaraan dalam bahasa Jepang tp tidak bisa mengekspresikannya dalam bahasa Jepang yg baik. Tapi interview berjalan lancar dan para sensei pun sangat gembira, karena ternyata data or penelitian ttg High School cukup baru bagi mereka. yokatta....terharu sekali ketika semua teman menanyakan hasil interview. sekali lagi arigatou Ueda Sensei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum pulang, kembali Ueda sensei mengajak kami semua makan di restoran yg penuh legenda, sekaligus mengucapkan selamat. Malam itu penuh keharuan, dan saya bisa membaca kebahagiaan di wajah Ueda sensei, pun sempat melihat air mata kebahagiaan menitik di wajahnya yg memerah karena agak mabuk. Beliau memang peminum, tp yg pasti beliau mengajarkan suatu pelajaran berharga ttg bgm membina hubungan yg baik dg mahasiswa, junior dan orang2 di sekitar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nagoya, 20 Sept 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114869936553485591?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114869936553485591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114869936553485591&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114869936553485591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114869936553485591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/ueda-sensei.html' title='Ueda Sensei'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114869854686706217</id><published>2006-05-26T19:53:00.000-07:00</published><updated>2006-05-27T08:53:59.106-07:00</updated><title type='text'>Saving Energy</title><content type='html'>Menghemat energi adalah salah satu proyek yg sedang ramai dikampanyekan di Jepang akhir2 ini. Beberapa bulan yg lalu, di musim panas PM Koizumi melalui kementrian environment menganjurkan limit pemakaian AC di perkantoran, bisnis, sekolah, dll, dg men-set-up suhu hingga 28 derajat. Dan menganjurkan pemakaian cool bizz, yaitu menanggalkan jas dan dasi yg sdh menjadi keseharian pekantor di Jepang (salary man). Akibatnya perusahaan jas dan dasi pun protes....tp program ini cukup berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki musim dingin, kembali Menteri Environment, Yuriko Koike menganjurkan pemakaian warmth bizz, yg berarti hrs menggunakan pakaian agak tebal ke kantor dan menekan suhu pemanas ruangan hingga 22 derajat. Kelihatannya program ini mulai berlaku tanpa mendengar opini masyarakat. Seperti halnya di Nagoya University, suhu diset up 22 derajat di semua ruangan saaat ini. Tentu saja program ini tdk masalah bagi mahasiswa yg berasal dr subtropis country, tp bagi warga Amerika Latin, Afrika, Middle-east, dan Asia Tenggara....ini masalah besar ! Walaupun sdh memakai baju 3 lembar ke kampus tetap saja kami kedinginan, padahal belum masuk musim dingin (suhu harian 0-10 derajat saat ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja ada kebijakan baru di musim dingin.Yg agak aneh menurut saya, adalah pemakaian lampu di Jepang. Di kelas dan ruangan perkantoran setiap hari lampu harus dinyalakan, ketika ruangan dipakai, sekalipun siang hari. Tidak peduli matahari bersinar terik. Berbeda sekali dg sekolah ku di Indonesia yg berusaha sekuat tenaga menekan penggunaan listrik yg mahalnya selangit, dg cara membiarkan jendela terbuka di ruang kelas, agar angin dan cahaya matahari masuk. Menurut sy ini sangat sehat, beuntunglah kita yg tinggal di negara tropik.Penggunaan listrik, AC dan segala furniture di dalam ruangan telah diteliti dan diduga menyebabkan Building Syndrom, yaitu berbagai penyakit yg muncul akibat gas toksik yg dihasilkan oleh peralatan tsb.&lt;br /&gt;Itu sebabnya, selama di Jepang pun saya mengalami gejala kulit mengeriput, kepala pening, mata kering dan berakibat pd unbalancing pd tubuh. Sebenarnya sangat dianjurkan menaruh beberapa tanaman yg mempunyai kemampuan absorb bahan beracun tsb, seperti lili paris, sansiviera, palem, dll. Tapi ini berarti harus keluar duit lagi untuk maintenance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian lampu di siang hari seharusnya bisa ditekan dg membuka tirai jendela, tp barangkali pemerintah bermaksud menekan penggunaan kaca mata (mata rusak) akibat mata harus berakomodasi kuat dalam kondisi gelap. Tapi nyatanya pemakai kaca mata di Jepang juga banyak lho !Hal lain yg menurut sy bisa dihemat adlh penggunaan air. Kebiasaan ofuro (mandi berendam) sebenarnya juga membutuhkan air dan listrik sekaligus. Ofuro diawali dg membersihkan badan dg sabun dg menggunakan air dari bak or shower, lalu berendam di bak yg berisi air agak penuh bersuhu 38-42 derajat selama 0,5 -1,5 jam, keluar dari bak, keramas (shampoo) dg air dari bak or dg shower. Jadi kira2 berapa air yg dibutuhkan per hari ? Tapi untungnya ofuro cuma dilakukan sekali sehari (malam saja) dan bak air dipakai secara bersama, artinya tdk perlu diganti airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana pun kebiasaan ini tdk bisa ditinggalkan oleh orang Jepang karena barangkali faktor iklim dan juga banyaknya volcano yg menyediakan kolam2 onsen (ofuro alami) yg sangat dicandui warga Jepang.Jadi....saving energy memang harus dg cara lain.....!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114869854686706217?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114869854686706217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114869854686706217&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114869854686706217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114869854686706217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/saving-energy.html' title='Saving Energy'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114869756437839199</id><published>2006-05-26T19:37:00.000-07:00</published><updated>2006-05-27T08:56:05.286-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan kali ini.....</title><content type='html'>&lt;em&gt;Tulisan ini adalah perenungan saya Ramadhan November 2005&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali kedua aku melaksanakan ramadhan di Nagoya. Terasa ada nuansa lain jika kubandingkan dg ramadhan th lalu. Nuansa yg bercampur antara bahagia dan sedih.Ramadhan selalu ditunggu kedatangannya oleh setiap muslim seperti layaknya gakusei menunggu scholarship datang, petani mengharap hujan turun. Setelah dia datang, maka harapan untuk beramal yg terbaik, menghapus segala dosa, menjadi kenyataan. Tapi benarkah demikian ? Ramadhan bagiku seharusnya demikian, tetapi nuansanya menjadi pudar ketika aku berada di Jepang. Amalan mulia yg selalu kukerjakan ketika di Indonesia tidak bisa kulaksanakan sepenuhnya, kebiasaan baik, semangat yg menggebu untuk menjadi hamba-Nya yg paling bertakwa, menjadi terkikis. Entah kemana dia lenyap....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu amalan yg sedikit kusyukuri pada ramadhan tahun lalu, aku berhasil mengkhatamkan Al-Quran. Tp kalo kupikir lg, malu jadinya...krn barangkali amalan itu tdk cukup untuk menghapus dosa2ku. Ramadhan tahun ini sepertinya lebih parah keadaannya, bacaanku hanya 1/3-nya, aku masih berharap menambahnya di sisa ramadhan ini...Masih kuingat janjiku pada Allah, bhw aku akan berbuat yg lebih baik jika dipertemukan dg Ramadhan kembali. Tapi sungguh malu, aku mengingkarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan tahun ini, astaghfirullah....tak cukup air mataku untuk menyesalinya, tak cukup ucapan istighfar untuk menggantikannya.Ramadhan kali ini....begitu biasa bagiku, hingga kadang tidak kusadari aku tengah berada di bulan yg sangat mulia. Ya Allah, kemana perginya kesadaranku ? kemana lenyapnya akal sehatku ? kemana bersembunyinya ghirahku....? Penyesalan ini adalah penyesalan yg basi ! Seandainya kuutarakan di hadapan temanku, guruku, orangtuaku, pastilah mereka bosan mendengarnya...tapi aku yakin Allah masih menyisakan kasih sayangnya untuk hamba-Nya yg ingin mendekati-Nya. Alhamdulillah Dia masih memeberi kesempatan dan kesadaran, sehingga patut pula kusyukuri ramadhan kali ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang saudara yg sudah kuanggap adik, Allah mempertemukanku dgnya kembali. Keharuan tiba2 menyeruak ketika suatu siang dia mengajakku untuk murajaah hafalan Al-Quran. Sesuatu yg sebelumnya sangat ingin kurealisasikan tapi hanya ingin....Dan kami pun memanfaatkan waktu istirahat untuk mengecek hafalan. Semoga syethan tidak memperdayakan kami di hari2 berikutnya, sehigga kami menjadi lemah. Sungguh kukhawatirkan perkara ini, krn tanda2nya sdh ada...Ya Allah, kuatkan dan mantapkan hati kami !Tidak hanya itu, kebiasaan i'tikaf yg dulu kulakukan ketika di Indonesia pun kami sepakati untuk kerjakan di 10 hari terakhir ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali kami baru dapat memulainya tgl 27 Oktober, tp syukur kepada-Mu ya Rabbi, karena atas kehendak-Mu ini terwujud. Hari ini seharusnya genap 6 hari kami beri'tikaf, tetapi sepertinya aku harus mensyukuri 5 hari saja. Seminar hari ini tidak memungkinkanku untuk pergi, terlalu malam. Kemungkinan seminar akan berakhir jam 8.30 malam.Ramadhan kali ini pun bagiku, diliputi kesedihan. Bapak yg semakin sepuh, tapi tetap bersemangat pergi ke kebun, diuji Allah dg stroke ringan, sehingga beliau harus menjalani ramadhan di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kepergianku ke Jepang, beliau pun mengucapkan perpisahan di pembaringan di RS, rupanya Allah sangat sayang pada beliau shg Dia masih berkenan menguji kesabarannya dan menghapus dosa-2nya dg penyakit yg dideritanya. Ya Allah...jadikan beliau hamba-Mu yg bersabar dan ampuni segala dosanya.Ramadhan kali ini....sudah mau pergi. Seperti tahun lalu dan tahun-2 lalunya lagi, aku masih berdoa mengharap Allah mengijinkanku menjalaninya dg penuh keimanan di tahun2 mendatang. Amin ya Rabbal alamiin !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114869756437839199?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114869756437839199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114869756437839199&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114869756437839199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114869756437839199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/05/ramadhan-kali-ini.html' title='Ramadhan kali ini.....'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114128713900704515</id><published>2006-03-01T23:50:00.000-08:00</published><updated>2006-03-02T00:12:19.016-08:00</updated><title type='text'>Toleransi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;Kemarin, saya mengujungi Josei koukou gakkou di Nagoya. Ditemani oleh rekan baik saya Akiko Fujimura san yg dulu pernah tercatat sebagai guru di sekolah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekolah ini adalah sekolah swasta milik Korosato foundation, memiliki lembaga pendidikan setingkat SMP, SMU dan PT. Siswanya semua perempuan (jousei). Dibangun di tahun 1915 dg pertimbangan memberikan kesempatan lebih besar kepada para gadis untuk menuntut ilmu, sekolah ini tergoong sekolah yg cukup mewah, dg prestasi ekstra kurikuler (bukatsudou) yg cukup ngetop se-Jepang. Tp prestasi akademik siswa tidak terlalu baik jk lulus ujian masuk PTN dipakai sebagai parameter. Tahun lalu hanya 1 orang siswanya yg lolos ke Meidai, tp 97% melanjutkan ke higher education level.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kelamahan terbesar siswa adalah suugaku (matematik) dan kagaku (science). Yappari !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tp bukan ini yg ingin sy ceritakan. Yg menarik adalah bangunan gymnasium yg begitu mewah underground. Gedung gymnasium terdiri dari 4 lantai, 2 lantai basement dan 2 lantai upground. Bangunan sekolah terdiri dari 3 lokasi utama yg masing2 dihubungkan dg bridge penghubung berupa jalan layang, krn sekolah dibelah dg jalan umum. Saat ini sekolah sedang merenovasi diri, dan berencana menyediakan space garden dan areal parkir yg luas. Bangunan sekolahnya agak aneh krn 3 lokasi tsb masing2 dipisahkan dg jalan umum yg dilewati mobil2, sehingga mereka perlu membangun jalan layang untuk menghindari kecelakaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yg lebih aneh lagi, bangunan gym underground. Karena sekolah terletak di wilayah pemukiman yg padat, dan siswa2 sering kali melakukan bukatsudou di halaman sekolah, tentunya menimbulkan bising yg bukan main. Apalagi anak gadis, tidak mungkin menyuruh mereka diam or jangan teriak, kurang seru dong ! Kegiatan mereka pun tdk hanya hari sekolah, tp juga Sabtu dan Minggu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alhasil warga protes ! Maka dibuatlah gym underground.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Toleransi yg oke bukan dari sebuah sekolah yg berumur tua !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114128713900704515?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114128713900704515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114128713900704515&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114128713900704515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114128713900704515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/03/toleransi.html' title='Toleransi'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23042871.post-114094496291911033</id><published>2006-02-26T00:09:00.000-08:00</published><updated>2006-06-05T02:02:46.313-07:00</updated><title type='text'>Lulus !</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Kebahagian menjadi awal kehidupan saya di tahun ini. Saya lulus ujian masuk Master dan Doctor di Graduate School of Education and Human Development, Nagoya University. Lulus ujian masuk barangkali bukan hal yg luar biasa bagi sebagian orang, tp bg saya suangat luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menjadi mahasiswa Graduate School (GS) di Indonesia dan Jepang terasa sekali perbedaanya. Ketika saya masuk program Master di IPB tahun 1996, saya tdk melewati ujian masuk secara khusus. Saya ingat hanya ujian placement test bahasa Inggris, submit dokumen (ijazah S1, transkrip, keterangan kesanggupan membayar biaya kuliah, rencana penelitian, rekomendasi dari 3 dosen, dan surat ijin dari institusi tempat kerja) yang harus saya penuhi. Karena waktu itu pun saya mengajukan beasiswa maka saya juga perlu mengikuti test kemampuan akademik yg diselenggarakan di UI.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setalah itu tinggal menunggu surat pemberitahuan dari IPB. Diterima, bayar segala macam keuangan dan ikut orientasi, kuliah matrikulasi, lalu start semester baru. Dosen pembimbing baru dipilih setelah semester 2.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di Jepang, sebagai peserta Training Guru selama 1,5 tahun, status saya sama dg &lt;em&gt;kenkyuusei&lt;/em&gt; (research student). Sedikit berbeda dg di IPB, untuk menjadi mahasiswa GS di Nagoya Univ, saya harus men-submit beberapa dokumen yaitu, riwayat pendidikan, pekerjaan, &lt;em&gt;kenkyuu teema&lt;/em&gt; penelitian yang sedang atau telah dilakukan) sebanyak  2000 huruf dan &lt;em&gt;kenkyuu keikaku&lt;/em&gt; (rencana penelitian) 4000 huruf . Dokumen terakhir diperlukan hanya bagi yg melamar program khusus untuk &lt;em&gt;shakai jin&lt;/em&gt; (orang yg sudah bekerja). Setelah itu tinggal menunggu panggilan ujian, kalo seleksi dokumen lolos. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Materi ujian untuk program Master yg saya ikuti berupa &lt;em&gt;gaikokugo shiken&lt;/em&gt; (ujian bahasa), dg aturan peserta boleh memilih bahasa test selain bahasa ibunya. Untuk yg ini saya membuat kesalahan fatal. Semestinya saya memilih bahasa Inggris, yaitu menterjemahkan dari bahasa Inggris ke Jepang 2 teks bacaan. Tapi saya justru melingkari bahasa Jepang, dan ini baru saya sadari ketika ujian akan mulai. Disodori kertas yang penuh dg kanji membuat saya panik, harus diapakan ini ? `&lt;em&gt;sensei, doshite shiken wa kou iu koto desuka&lt;/em&gt; ? tanyaku bloon pada sensei pengawas. &lt;em&gt;honyaku janai desuka&lt;/em&gt; ? (bukan translation ?). Sensei juga bingung, dia malah menyuruh baca perintah yg ada di bagian paling atas pertanyaan ! Ya, sia2lah persiapan berlembar2 translation selama ini ! &lt;em&gt;Shouganai&lt;/em&gt;, pokoknya harus dikerjakan sebisa mungkin !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alhamdulillah ujian masuk saya sudahi dg penuh perasaan was2 takut tidak lulus. Setelah ujian tulis tahap selanjutnya adalah interview dalam bahasa Jepang yg berlangsung di hari yg sama. Tapi bagian ini tidak terlalu menegangkan karena sensei yg menguji 3 orang : Ueda sensei, Nambu sensei, dan Hattori sensei fokus kepada pertanyaan pengalaman kerja dan rencana penelitian. Alhamdulillah semua pertanyaan bisa terjawab!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dua hari kemudian, pengumuman kelulusan sudah terpampang. Alhamdulillah lulus ! Yang pertama kali saya call tentu saja ayah ibu saya di Madiun, krn doa dan tahajjud mereka semuanya berjalan mulus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Karena sudah ada gelar Master Sains, saya disarankan untuk langsung ikut ujian Doctor oleh Ueda Sensei, Advisor saya. Ujian masuk Doctor tentu saja lebih berat daripada Master. Dokumen yang harus saya submit pun lebih berat, &lt;em&gt;kenkyuu teema&lt;/em&gt;, 8000 huruf; &lt;em&gt;research Master&lt;/em&gt; 12000 huruf, dan pengalaman kerja. Yang paling memberatkan tentu saja menulis ringkasan thesis master ke bahasa Jepang. Saya mengerjakan semua dokumen tsb dalam waktu 3 minggu. Hari2 stress! Untungnya ada teman baik saya, Gen Kuno yg bersedia memeriksa grammar sebelum saya ajukan ke Ueda Sensei. Ueda sensei mengecek istilah education yg saya gunakan. Orang2 baik itu tak akan terlupa jasa baiknya. Termasuk teman baik saya Heni di Bogor yg mengirimkan semua copy-an thesis saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ujian doctor berlangsung seharian penuh dg 3 materi ujian, &lt;em&gt;senmon&lt;/em&gt; (major), &lt;em&gt;gaikokugo shiken&lt;/em&gt; (bahasa) dan interview. Ujian kedua saya tetap pilih bahasa Jepang bukan Inggris karena khawatir waktu 2 jam yg diberikan tidak cukup untuk menterjemahkan. Ujian bahasa Jepangnya mirip dg &lt;em&gt;nihon go nouryoku shiken&lt;/em&gt; level 2-1, cara baca kanji, padanan or lawan kata, menjawab soal berkaitan dg teks bacaan. Ujian senmon berkaitan dg bidang yg akan kita geluti. Ada 4 pertanyaan yg ditawarkan, harus dijawab satu saja. Saya memilih yg paling gampang dan saya pikir saya bisa, yaitu menceritakan ttg penelitian dikaitkan dg teori pendidikan, berikut aplikasi di masa sekarang dan mendatang. Karena tidak diperkenankan menggunakan kamus, sedapat mungkin saya tulis dg kanji, yg lainnya hiragana. Tiga lembar jawaban full dengan tulisan yg besar2. Hehehe....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di lembar terakhir, muncul keisengan saya untuk menulis kalimat : &lt;em&gt;sumimasen deshita, kanji ga kakemasen&lt;/em&gt; !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tak tahu apa reaksi pemeriksa ! Yang pasti, alhamdulillah saya lulus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat ini saya tengah sibuk mengurus tetek bengek pendaftaran masuk, pengajuan beasiswa, &lt;em&gt;exemption tuition&lt;/em&gt; dan uang masuk, plus mengurus baito. Mulai sekarang saya harus memasuki kehidupan baru, dunia arbaito !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lulus ternyata hanya kebahagiaan dan mimpi sejenak. Kehidupan selanjutnya adalah belantara yang lebih nyata. Entah bagaimana kehidupan saya selanjutnya, saya hanya ingin berusaha yg terbaik dan berdoa saja sekarang ! &lt;em&gt;Allahumma laa sahla illaa maa ja`altahu sahlan. Allahumma yassirnii !&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23042871-114094496291911033?l=belajarmurniramli.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/feeds/114094496291911033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23042871&amp;postID=114094496291911033&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114094496291911033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23042871/posts/default/114094496291911033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarmurniramli.blogspot.com/2006/02/lulus.html' title='Lulus !'/><author><name>uni ramli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11209331427273883791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
